SMK 2 Batam Terapkan Belajar Teori Dua Tahun

Selasa, 27 Februari 2018 | 22:07 Reportase Siswa
Image
Siswa SMKN 2 Batam

Laporan Rio Batubara Wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- Untuk  menciptakan lulusan unggulan, SMK 2 memiliki dua program unggulan yaitu kelas akutansi akselerasi dan industri perhotelan. Kelas akutansi akselerasi memiliki keunggulan lebih cepat dalam proses pembelajaran.

"Proses belajar di kelas Akutansi akselerasi lebih padat dibandingkan kelas akutansi reguler. Perbandingannya kelas reguler 42 jam per minggu sedangkan untuk kelas Akutansi akselerasi selama 48 jam per minggu," ungkap Bapak Syafnir kepala bidang kesiswaan SMK 2 Batam.

Kelas Akutansi akselerasi pembelajaran hanya membutuhkan waktu dua tahun dan sisanya satu tahun diperuntukkan kerja praktik. "Materi yang diberikan diperkaya dengan standar nasional dan pasar industri, sehingga saat lulus nanti, siswa memiliki ilmu sesuai kebutuhan industri," jelasnya.

Kelas akutansi akselerasi memiliki fasilitas AC dan infokus. Setiap siswa diwajibkan memiliki laptop dalam belajar. "Jumlah siswa kami batasi hanya 20 orang agar proses belajar dapat berjalan dengan baik. Untuk masuk ke jurusan Akutansi Akselerasi siswa memiliki harus memiliki beberapa persyaratan khusus," imbuhnya.

Misalnya saja harus memiliki NEM yang lebih tinggi dibanding kelas reguler biasa. Selain itu, uang sekolah kelas akuntansi akselarasi cukup mahal. "Karena kelas khusus tentunya dibutuhkan persyaratan khusus pula. Minat pelajar kami untuk mengikuti kelas ini cukup tinggi," paparnya.

Selain itu, ada kelas industri perhotelan di mana tenaga pengajarnya berasal dari tenaga professional praktisi perhotelan.

Menurut  Bapak Masrukin Kepala bidang perhotelan SMK 2 Batam, jurusan industri perhotelan merupakan kelas favorit. Pasalnya diisi tenaga pengajar professional.

 

"Tenaga pengajar kelas ini diisi pekerja professional Batam View hotel. Jadi, ilmu yang diberikan sesuai kondisi lapangan kerja yang sebenarnya," ungkapnya. Untuk dapat masuk ke jurusan ini sejumlah persyaratan harus dipenuhi. Seperti NEM, tinggi badan siswa dan kemampuan berbahasa Inggris.

Selain itu semua siswa yang bisa langsung mempraktikkan ilmunya langsung di fasilitas hotel. Hotel yang memiliki nama singkatan T2TC ini mempunyai fasilitas restoran, front office, ruang meeting, delapan kamar yang terdiri dari suite, deluxe dan standar. "Hanya SMK 2 yang memiliki fasilitas hotel di Kepri," paparnya. Tak hanya itu, setiap siswa dapat bersempatan kerja praktik di  Batam View, Harris Resort, Pacific Hotel, Hotel PIH dan Southlink.

"Pertengahan 2011 hotel T2TC dapat beroperasi dan hanya dipakai untuk kalangan terbatas seperti untuk Dinas Pendidikan. Saat ini yang bisa langsung digunakan adalah ruang meeting dan restoran. Tentunya hal ini akan menambah ketrampilan bekerja siswa," paparnya. Nah, bisa ditebaknya deh dengan sederet  fasilitas tentunya mendorong siswa untuk berpestasi.

http://batam.tribunnews.com/2011/01/16/smk-2-batam-terapkan-belajar-teori-dua-tahun